Tiraipublik.Com _ Rokan Hulu – 20 Juli 2025 Di tengah keterbatasan anggaran dan minimnya bantuan dari pemerintah, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, justru menjadi contoh inspiratif. Kepala Desa Zulparianto, SE bersama perangkat desa dan warga, secara mandiri mengaspal jalan menuju kantor pemerintahan desa.
Yang membuat langkah ini luar biasa, seluruh proses pengaspalan dilakukan secara swadaya—tanpa anggaran dari APBD maupun dana bantuan lainnya. Semangat gotong royong menjadi landasan utama dalam pembangunan ini.
> “Kalau kita terus menunggu, kapan majunya desa? Hari ini kita buktikan: warga bisa bangkit, asal kita kompak,” ujar Kades Zulparianto, SE disambut tepuk tangan warga.
Jalan yang Dulu Becek, Kini Mulus dan Membanggakan
Jalan menuju kantor desa yang sebelumnya becek di musim hujan dan berdebu di musim kemarau, kini mulai berubah wajah. Warga dari berbagai kalangan ikut ambil bagian: ada yang menyumbang material, membantu proses pengaspalan, hingga mengatur lalu lintas secara sukarela.
Ketua BPD Desa Sontang yang turut hadir dalam kegiatan ini menilai aksi tersebut sebagai cerminan kepemimpinan yang nyata.
> “Inilah yang disebut pemimpin hadir untuk rakyat. Tanpa banyak janji, langsung kerja,” katanya.
Simbol Harapan dan Perubahan
Bagi masyarakat, jalan ini bukan sekadar akses administratif menuju kantor desa, melainkan simbol perhatian dan pelayanan pemerintah yang merata hingga ke tingkat paling bawah.
> “Kalau jalan ke kantor desa saja diperhatikan, kami yakin yang lain juga akan menyusul. Ini awal perubahan,” ujar Hendra, salah satu warga yang ikut dalam gotong royong.
Desa Bergerak, Pemerintah Diharap Dukung
Lewat inisiatif ini, Desa Sontang ingin menunjukkan bahwa pembangunan bisa dimulai dari desa itu sendiri. Meski demikian, warga tetap berharap ada dukungan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi agar langkah-langkah seperti ini tidak berjalan sendiri.
> “Kami berharap langkah kecil ini bisa membuka mata semua pihak. Sontang ingin maju, dan kami sudah memulainya,” tutup Zulparianto.
Dengan semangat kolaboratif, kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat, dan partisipasi aktif warga, Desa Sontang memberi pelajaran penting: perubahan tidak perlu menunggu, cukup dimulai dari niat baik dan aksi nyata.
(Rambe)
Tanpa Menunggu Bantuan, Kades Sontang Bersama Warga Aspal Jalan Menuju Kantor Desa: Bukti Nyata Kerja dan Kepedulian!
Rokan Hulu – 20 Juli 2025
Di tengah keterbatasan anggaran dan minimnya bantuan dari pemerintah, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, justru menjadi contoh inspiratif. Kepala Desa Zulparianto, SE bersama perangkat desa dan warga, secara mandiri mengaspal jalan menuju kantor pemerintahan desa.
Yang membuat langkah ini luar biasa, seluruh proses pengaspalan dilakukan secara swadaya—tanpa anggaran dari APBD maupun dana bantuan lainnya. Semangat gotong royong menjadi landasan utama dalam pembangunan ini.
> “Kalau kita terus menunggu, kapan majunya desa? Hari ini kita buktikan: warga bisa bangkit, asal kita kompak,” ujar Kades Zulparianto, SE disambut tepuk tangan warga.
Jalan yang Dulu Becek, Kini Mulus dan Membanggakan
Jalan menuju kantor desa yang sebelumnya becek di musim hujan dan berdebu di musim kemarau, kini mulai berubah wajah. Warga dari berbagai kalangan ikut ambil bagian: ada yang menyumbang material, membantu proses pengaspalan, hingga mengatur lalu lintas secara sukarela.
Ketua BPD Desa Sontang yang turut hadir dalam kegiatan ini menilai aksi tersebut sebagai cerminan kepemimpinan yang nyata.
> “Inilah yang disebut pemimpin hadir untuk rakyat. Tanpa banyak janji, langsung kerja,” katanya.
Simbol Harapan dan Perubahan
Bagi masyarakat, jalan ini bukan sekadar akses administratif menuju kantor desa, melainkan simbol perhatian dan pelayanan pemerintah yang merata hingga ke tingkat paling bawah.
> “Kalau jalan ke kantor desa saja diperhatikan, kami yakin yang lain juga akan menyusul. Ini awal perubahan,” ujar Hendra, salah satu warga yang ikut dalam gotong royong.
Desa Bergerak, Pemerintah Diharap Dukung
Lewat inisiatif ini, Desa Sontang ingin menunjukkan bahwa pembangunan bisa dimulai dari desa itu sendiri. Meski demikian, warga tetap berharap ada dukungan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi agar langkah-langkah seperti ini tidak berjalan sendiri.
> “Kami berharap langkah kecil ini bisa membuka mata semua pihak. Sontang ingin maju, dan kami sudah memulainya,” tutup Zulparianto.
Dengan semangat kolaboratif, kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat, dan partisipasi aktif warga, Desa Sontang memberi pelajaran penting: perubahan tidak perlu menunggu, cukup dimulai dari niat baik dan aksi nyata.
(Rambe)


